0295-4790212

Pada tanggal 22 November 2018 SMANJA akan merayakan ulang tahun ke-33. Salah satu hiburan yang sudah lama sekali tak Nampak di SMANJA adalah penampilan ketoprak siswa. Ketoprak adalah sejenis seni pentas drama tradisional yang berasal dari Jawa Tengah.

Dalam penyiapan lakon ketoprak terdapat kendala sulitnya mencari tokoh atau pemeran yang pas. Hal tersebut diungkapkan Drs. H. Sunarto, M.M., selaku pengampu ekstrakulikuler ketoprak,

“Yang paling sulit itu casting yaitu mencari anak yang mau menjadi tokoh,” ujar Pak Narto.

Dapat dikatakan bahwa mencari tokoh itu sulit karena tidak semua orang bisa tampil percaya diri dihadapan orang banyak. Sebelumnya tersiar rumor bahwa salah satu kendala yang dialami adalah mencari pemeran pria.

“Iya, tapi sudah dapat setelah saya bujuk, soalnya jika tidak seperti itu tidak ada orang yang mau menjadi tokoh tersebut. Saya kalau membuat skenario itu melihat karakter dari seseorang agar mudah memerankannya,” ujar Pak Narto yang pernah menjadi sutradara ketika SMANJA pentas ketoprak di ISI Surakarta beberapa tahun silam.

Di ulang tahun SMANJA, ketoprak akan ditampilkan oleh siswa SMANJA sendiri khususnya kelas 11 IPA 1. “Semua tokoh berasal dari kelas 11, saya kesulitan mencari tokoh dari kelas 10 karena tidak mengajar kelas 10 kecuali IPA 1, IPA 2, dan IPS 1, dari tiga kelas ini yang saya tunjuk tidak ada yang mau karena alasan sudah masuk ekstrakulikuler yang lain,” kata Pak Narto.

Ketika ditanya tentang lakon apa yang akan ditampilkan, Pak Narto dengan senang hati menjawab. “Pada ulang tahun ini kita akan membawakan ketoprak yang berjudul Suminten Edan babak Ponorogo dan yang akan memerankan tokoh suminten edan yaitu kalau tidak salah namanya Evita dari kelas 11 IPA 1,” ujar Pak Narto.

Suminten Edan adalah sebuah roman atau cerita legenda asli daerah Trenggalek yang melibatkan 2 wilayah tetangga, yaitu Ponorogo dan Kediri, Cerita ini mengisahkan seorang gadis anak petani biasa yang tak jadi menikah dengan sang Pangeran sehingga kesedihannya harus membuatnya jatuh sakit yang akhirnya harus lupa ingatan. Cerita ini sangat di kenal Masyarakat 3 wilayah ini. Menarik untuk ditunggu!

 

* tim liputan SJC SMANJA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

If you Have Any Questions Call Us On 0295-4790212